SehatQ: Efek Samping Furosemide yang Harus Diketahui

Furosemide merupakan salah satu obat yang cukup kerap digunakan untuk mengatasi hipertensi, serangan jantung, stroke dan juga gangguan ginjal. Selain itu, furosemide juga dapat diandalkan untuk melakukan pencegahan pada beberapa gejala sesak napas, bengkak pada kaki ataupun gejala perut. Meskipun, penggunaannya harus disertai dengan pengawasan.

Perlu diketahui, obat ini adalah jenis obat diuretik. Ketika dikonsumsi, obat ini nantinya akan menghilangkan garam serta air dalam tubuh. Oleh karenanya, furosemide bisa digunakan untuk mengobati edema, di mana pembengkakan karena adanya penumpukan cairan di dalam tubuh.

Furosemide
Furosemide

Hanya saja, ada beberapa efek samping dari penggunaan furosemide dalam penanganan beberapa gangguan tubuh tersebut. Penderita tentu sebaiknya mengetahui hal tersebut untuk pencegahan risiko.

Efek Samping Umum Penggunaan Furosemide

Penggunaan furosemide sebagai obat memberikan beberapa efek samping umum yang sering terjadi. Adapun beberapa efek samping umum dalam penggunaannya adalah sebagai berikut:

  1. Sering buang air kecil dalam beberapa jam setelah mengonsumsi obat
  2. Ruam pada kulit atau gatal-gatal
  3. Penglihatan yang kabur
  4. Sakit pada kepala
  5. Pusing yang menjalar hingga bisa vertigo
  6. Keram pada perut
  7. Diare
  8. Muntah dan mual

Beberapa poin di atas adalah efek samping yang cukup sering terjadi. Hanya saja, jika efek samping tersebut terasa ringan, maka dalam beberapa hari ataupun satu hingga dua pekan, efek samping tersebut akan hilang. Namun, jika efek samping tersebut tidak kunjung hilang, maka penderita sebaiknya harus menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Efek Samping Furosemide yang Sifatnya Serius

Selain efek samping yang cenderung umum, furosemide juga bisa menyebabkan efek samping yang cukup serius dan harus mendapatkan perhatian khusus. Beberapa efek samping furosemide yang lebih serius untuk diwaspadai, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Kehilangan cairan yang berlebihanĀ 

Sebagaimana diketahui, furosemide adalah obat yang bersifat diuretik di mana akan mengeluarkan cairan dari dalam tubuh. Hanya saja, pemakaian, terutama dalam waktu yang lama akan membuat tubuh kehilangan cairan secara berlebihan.

Adapun gejala dan efek samping terkait hilangnya cairan yang berlebihan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Mual atau muntah yang cenderung lebih parah
  • Detak jantung yang cenderung lebih cepat dan tidak normal
  • Buang air kecil menjadi lebih sering namun sedikit
  • Nyeri dan keram pada otot
  • Rasa gelisah yang sering muncul
  • Rasa kantuk yang sering muncul
  • Tubuh menjadi lemah
  • Haus yang menjalar
  • Mulut cenderung kering

Apabila beberapa efek di atas terjadi, penderita sebaiknya segera mendapatkan penanganan agar tidak terjadi dehidrasi yang menyiksa.

2. Kadar hormon tiroid yang menjadi lebih rendah

Efek serius lain dari penggunaan furosemide dalam jangka waktu yang cukup lama adalah penurunan pada hormon tiroid. Adapun efek samping ini ditandai dengan beberapa gejala, yaitu:

  • Merasa kedinginan yang lebih sering
  • Tubuh cenderung lemah dan sering merasa lelah
  • Kulit dan rambut yang cenderung kering
  • Kenaikan signifikan pada berat badan

Jika gejala tersebut muncul, penderita harus mendapatkan penanganan. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh penderita akan berkurang drastis dan menjadi rentan terhadap gangguan kesehatan lainnya.

Beberapa hal di atas adalah efek samping yang muncul pada konsumsi furosemide, terutama dalam jangka waktu yang relatif lama. Selain efek samping tersebut, penderita bisa juga mengalami peradangan pada pankreas serta gangguan pendengaran.

Penanganan pada efek samping obat furosemide harus ditangani dengan cepat dan tepat. Selain itu, untuk konsumsi furosemide yang lebih aman, berusahalah untuk melakukan konsultasi pada dokter sebelumnya agar efek samping yang lebih parah tidak akan terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *